
Mengenal Chrisnov Media Toolkit: Downloader dan Converter Media Ringan untuk Windows, Linux, dan macOS
Chrisnov Media Toolkit adalah aplikasi ringan untuk mengunduh, mengonversi, dan mengelola media, dirancang untuk pengguna non-teknis. Aplikasi ini mendukung pengunduhan video dari berbagai platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok menggunakan yt-dlp, serta konversi audio dan video melalui FFmpeg. Tersedia dalam dua varian untuk Windows: Lite (tanpa FFmpeg) dan Bundled (sudah termasuk FFmpeg), dengan dukungan cross-platform untuk Windows, Linux, dan macOS.
Fitur utama meliputi pengunduhan batch, konversi format, ekstraksi audio dari video, serta riwayat unduhan yang dapat difilter. Aplikasi ini masih dalam tahap beta (v0.2.0-beta.2) dan telah diuji pada Windows 11, Linux Mint, dan macOS, termasuk perangkat low-spec. Tersedia opsi untuk menjalankan langsung dari kode sumber jika binary prebuilt tidak berfungsi.
Saya sedang mengembangkan sebuah aplikasi kecil bernama Chrisnov Media Toolkit. Aplikasi ini berawal dari kebutuhan sederhana: punya downloader media yang ringan, mudah dipakai, dan tidak membuat pengguna non-teknis harus berurusan langsung dengan command line.
Dalam proses pengembangan, fiturnya berkembang. Selain downloader berbasis yt-dlp, aplikasi ini sekarang juga punya audio converter dan video converter berbasis FFmpeg. Jadi, untuk tahap beta ini, Chrisnov Media Toolkit sudah bisa dipakai sebagai alat bantu harian untuk download, ekstrak audio, convert audio, dan convert video lokal.
Saat ini aplikasi masih dalam tahap internal beta, dengan build terbaru: v0.2.0-beta.2
Mulai dari versi v0.1.0-beta.3, build Windows tersedia dalam dua varian:
| Varian | Ukuran | FFmpeg | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Lite | ~53 MB | Perlu install sendiri | Pengguna yang sudah familiar dengan terminal |
| Bundled | ~161 MB* | Sudah termasuk | Pengguna awam yang ingin langsung pakai |
*Ukuran Bundled bisa bervariasi tergantung versi FFmpeg yang digunakan saat build.
Download Chrisnov Media Toolkit
Mulai versi v0.2.0-beta.1 source code tersedia di GitHub dan bisa download aplikasinya langsung dari GitHub Release. Kalau prebuilt binary tidak mau jalan di mesinmu (terutama Mac Intel lama, lihat catatan di bagian macOS), source code ini juga bisa dijalankan langsung tanpa build, lihat bagian Jalankan dari Source di bawah.
Download beta Windows x64 (Lite):
https://dl.chrisnov.com/app/windows/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-windows-x64-lite.zip
https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-windows-x64-lite.zip
Download beta Windows x64 (Bundled):
https://dl.chrisnov.com/app/windows/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-windows-x64-bundled.zip
https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-windows-x64-bundled.zip
Download beta Linux x64 (Lite):
https://dl.chrisnov.com/app/linux/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-linux-x64-lite.tar.gz
https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-linux-x64-lite.tar.gz
Download beta macOS-ARM64 (Lite, unsigned):
https://dl.chrisnov.com/app/macos/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-arm64-lite.zip
https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-arm64-lite.zip
Download beta macOS-x86_64 Intel Mac (Lite, unsigned):
https://dl.chrisnov.com/app/macos/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-x86_64-lite.ziphttps://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-x86_64-lite.zip
Checksum SHA256 tersedia dengan menambahkan .sha256 di akhir setiap URL download. Mulai versi v0.2.0-beta.1 checksum SHA256 tersedia di GitHub Releases.
Walaupun belum rilis publik, fitur utamanya sudah fungsional dan sudah diuji di Windows 11, Linux Mint, dan macOS. Target awalnya adalah cross-platform untuk Windows, Linux Mint, dan macOS, dan ketiganya kini sudah punya build yang bisa dicoba.
Fitur Utama
Chrisnov Media Toolkit saat ini punya empat tab utama:
- Downloader
- Audio Converter
- Video Converter
- History
Downloader
Fitur Downloader memakai yt-dlp, jadi mendukung YouTube dan banyak situs lain yang juga didukung oleh yt-dlp, termasuk Vimeo, Dailymotion, Instagram, TikTok, dan lebih dari 1000 situs lainnya.
Fitur yang sudah tersedia:
- Download video dari URL, satu per satu atau banyak URL sekaligus (satu URL per baris).
- Mode Audio only untuk mengambil audio saja.
- Pilihan resolusi: Best, 1080p, 720p, 480p, 360p.
- Pilihan container video: mp4, mkv, webm.
- Pilihan format audio: mp3, m4a, opus.
- Pilihan bitrate audio: 96 sampai 320 kbps.
- Info: menampilkan judul, durasi, dan estimasi ukuran file sebelum mulai download.
- Browser impersonation otomatis untuk situs yang memblokir permintaan biasa, seperti Dailymotion, Vimeo, dan Instagram.
- Use browser cookies atau Cookie file untuk konten privat atau dibatasi umur, misalnya Instagram privat atau Vimeo terbatas.
- Batch queue untuk banyak URL, bisa dibatalkan di tengah proses kapan saja.
- Playlist support untuk YouTube, Vimeo, dan Dailymotion. Playlist besar (lebih dari 50 video) akan meminta konfirmasi dulu lengkap dengan estimasi ukurannya.
- Skip duplicate memakai download archive, jadi file yang sudah pernah diunduh otomatis dilewati saat melanjutkan batch yang sempat berhenti.
- Drag-and-drop URL, teks biasa, atau file
.txtberisi daftar URL satu per baris. Baris yang diawali#akan diabaikan. - Clean title untuk membersihkan tag seperti
Official Music Video,Video Lirik, dan sejenisnya. Tag tambahan bisa ditulis sendiri, dipisah dengan koma. - Embed metadata dan thumbnail. Untuk mode Audio only, embed metadata otomatis aktif karena bermanfaat untuk file musik. Embed thumbnail tersedia untuk mp3, m4a, mp4, dan mkv, dan defaultnya nonaktif.
- History: mencari dan memfilter riwayat download berdasarkan nama atau tipe file. Double-click item yang berhasil untuk membuka foldernya, atau item yang gagal untuk mengunduh ulang.
Audio Converter
Audio Converter dipakai untuk mengubah file audio lokal atau mengambil audio dari file video lokal.
Fitur yang sudah tersedia:
- Input audio dan video lokal.
- Output: mp3, m4a, opus, flac, wav.
- Add files dan Add folder, cocok untuk convert satu folder album sekaligus.
- Batch conversion.
- Pilihan CBR/VBR untuk format lossy.
- Pilihan bitrate.
- Pilihan sample rate.
- EBU R128 loudness normalization.
- Peak normalize.
- Trim silence.
- Progress real-time dari FFmpeg.
- Cancel yang menghentikan proses FFmpeg dengan lebih aman.
Video Converter
Video Converter dipakai untuk convert video lokal ke format umum.
Fitur yang sudah tersedia:
- Input: mp4, mkv, webm, avi, mov, wmv, flv, ts, m4v.
- Output: mp4, mkv, webm.
- Preset kualitas:
- Keep quality
- Balanced
- Smaller file
- Add files dan Add folder.
- Batch conversion.
- Opsi Keep original audio when possible.
- Fallback otomatis ke AAC/Opus kalau audio asli tidak kompatibel dengan container output.
- Progress real-time dari FFmpeg.
- Cancel conversion.
Kenapa Dibuat?
Saya ingin aplikasi yang ringan dan langsung ke fungsi utama. Banyak aplikasi media converter komersial terasa besar atau terlalu banyak fitur yang tidak selalu diperlukan. Untuk kebutuhan dasar seperti download video, ambil audio, convert folder album, atau convert video pendek, aplikasi sederhana seperti ini lebih nyaman.
Selain itu, aplikasi ini dirancang agar tetap ramah untuk laptop low-spec. Pengujian awal dilakukan di mesin dengan spesifikasi sederhana (Intel i5-5200U, 8GB RAM, Intel HD 5500), dan hasilnya cukup ringan untuk workflow harian.
Panduan Penggunaan di Windows
Mayoritas pengujian awal difokuskan di Windows 10/11 dan Linux Mint, jadi build Windows dan Linux menjadi prioritas pertama.
Pilih Varian yang Sesuai
Sebelum mulai, pilih varian yang sesuai dengan kebutuhan:
- Bundled: pilihan paling mudah. FFmpeg sudah termasuk di dalam aplikasi, jadi langsung bisa dipakai tanpa setup tambahan. Cocok untuk pengguna yang tidak ingin berurusan dengan terminal atau instalasi manual. Langsung lanjut ke langkah Jalankan Aplikasi.
- Lite: ukuran file lebih kecil, tapi membutuhkan FFmpeg terinstall terpisah di komputer. Cocok untuk pengguna yang sudah familiar dengan terminal dan ingin menghemat ukuran download. Ikuti langkah Siapkan FFmpeg di bawah terlebih dahulu.
1. Siapkan FFmpeg (Khusus Varian Lite)
Langkah ini hanya diperlukan jika menggunakan varian Lite. Jika menggunakan varian Bundled, lewati langkah ini dan langsung ke Jalankan Aplikasi.
FFmpeg adalah program terpisah yang dibutuhkan untuk proses merge video/audio dan conversion. Untuk varian Lite, FFmpeg perlu diinstall di komputer terlebih dahulu.
Cara Membuka Windows Terminal
Jika belum pernah membuka terminal di Windows, berikut caranya:
- Tekan tombol Windows di keyboard (tombol dengan logo Windows, biasanya di kiri bawah keyboard, di antara tombol Ctrl dan Alt).
- Ketik Terminal atau PowerShell.
- Klik Terminal atau Windows PowerShell yang muncul di hasil pencarian.
- Bisa juga via klik kanan di tombol Windows dan pilih Terminal (Admin)
Akan terbuka jendela hitam atau biru tua dengan kursor yang berkedip. Di sinilah perintah diketik.
Install FFmpeg via winget
Ketik perintah berikut di terminal, lalu tekan Enter:
winget install Gyan.FFmpeg
Tunggu sampai proses instalasi selesai. Jika diminta persetujuan, ketik Y lalu tekan Enter.
Setelah install selesai, tutup terminal lalu buka ulang terminal baru agar sistem mengenali FFmpeg yang baru diinstall.
Verifikasi Instalasi
Untuk memastikan FFmpeg sudah terinstall dengan benar, ketik di terminal:
ffmpeg -version
Jika berhasil, akan muncul informasi versi FFmpeg. Jika muncul pesan error seperti ffmpeg is not recognized, coba restart komputer terlebih dahulu, lalu ulangi perintah di atas.
Alternatif: Install via Chocolatey
Jika winget tidak tersedia di komputer (misalnya pada Windows 10 versi lama), FFmpeg juga bisa diinstall menggunakan Chocolatey:
- Install Chocolatey terlebih dahulu dari https://chocolatey.org/install.
- Buka terminal sebagai Administrator (klik kanan Terminal, lalu pilih Run as administrator).
- Ketik:
choco install ffmpeg
2. Jalankan Aplikasi
Setelah download file .exe yang sesuai (Lite atau Bundled):
- Buka folder tempat file didownload (biasanya folder Downloads).
- Double-click file
.exetersebut. - Jika muncul peringatan Windows protected your PC dari SmartScreen:
- Klik More info.
- Klik Run anyway.
- Peringatan ini normal untuk aplikasi baru yang belum memiliki sertifikat digital. Aplikasi ini aman digunakan.
Tidak perlu install Python atau program tambahan lainnya. Aplikasi langsung berjalan dari file .exe.
3. Download Video
Langkah dasar:
- Buka tab Downloader.
- Paste URL video (klik kanan, lalu Paste, atau tekan Ctrl+V).
- Klik Add to queue.
- Pilih resolusi dan container.
- Pilih output folder jika perlu.
- Klik Start.
Untuk download audio saja:
- Centang Audio only.
- Pilih format audio, misalnya mp3 atau m4a.
- Pilih bitrate.
- Klik Start.
Secara default, folder output akan otomatis pindah ke Music saat Audio only aktif, dan kembali ke Videos saat mode video.
Untuk konten privat atau dibatasi umur, seperti Instagram privat atau Vimeo terbatas, centang Use browser cookies agar aplikasi otomatis mendeteksi cookies dari Chrome, atau klik Cookie file… dan pilih file cookies.txt yang diekspor dari browser.
4. Convert Audio atau Ekstrak Audio dari Video
Langkah dasar:
- Buka tab Audio Converter.
- Klik Add files… atau Add folder….
- Pilih output format, misalnya mp3, m4a, flac, atau wav.
- Atur bitrate, sample rate, atau normalization jika perlu.
- Pilih output folder.
- Klik Convert.
Jika input berupa file video, aplikasi akan mengambil audionya saja.
5. Convert Video
Langkah dasar:
- Buka tab Video Converter.
- Klik Add files… atau Add folder….
- Pilih output format: mp4, mkv, atau webm.
- Pilih quality preset.
- Biarkan Keep original audio when possible aktif jika ingin proses lebih efisien.
- Klik Convert.
Untuk penggunaan umum, preset Balanced adalah pilihan aman.
Panduan Singkat untuk Ubuntu-based Distros
Untuk Ubuntu-based distros (Linux Mint, Pop!_OS, Zorin, Kubuntu, Lubuntu, dan sejenisnya), tersedia build Lite dalam format .tar.gz. Varian ini tidak menyertakan FFmpeg, jadi FFmpeg tetap perlu diinstall dari package manager sistem.
Download:
https://dl.chrisnov.com/app/linux/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-linux-x64-lite.tar.gz
https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-linux-x64-lite.tar.gz
Install FFmpeg:
sudo apt update
sudo apt install ffmpeg
Ekstrak file download, misalnya dari folder Downloads:
cd ~/Downloads
tar -xzf chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-linux-x64-lite.tar.gz
chmod +x chrisnov-media-toolkit-lite
./chrisnov-media-toolkit-lite
Jika aplikasi tidak terbuka dari file manager, jalankan dari terminal seperti contoh di atas agar pesan error bisa terlihat. Untuk tahap beta ini, build Linux tetap perlu diuji langsung di Linux Mint karena dependency desktop/Qt bisa berbeda antar distro.
Catatan: PyInstaller harus dijalankan di OS target. Jadi build Windows dibuat di Windows, build Linux dibuat di Linux, dan build macOS dibuat di macOS.
Panduan Singkat untuk macOS
Build macOS tersedia sebagai .app yang dibungkus ZIP. Untuk tahap beta ini, build macOS masih Lite dan unsigned, jadi FFmpeg perlu diinstall terpisah dan macOS mungkin menampilkan peringatan keamanan saat pertama kali dibuka.
Mulai versi v0.2.0-beta.2, tampilan di macOS sudah jauh lebih rapi: ukuran font disesuaikan otomatis untuk layar macOS (termasuk MacBook Air 13-inch lama), scaling Retina/HiDPI diaktifkan, dan aplikasi kini mengikuti Dark Mode sistem secara otomatis, termasuk saat kamu mengganti tema sambil aplikasi masih terbuka.
Download:
https://dl.chrisnov.com/app/macos/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-arm64-lite.zip
https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit/releases/download/v0.2.0-beta.2/chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-arm64-lite.zip
Install FFmpeg via Homebrew:
brew install ffmpeg
Setelah ZIP diekstrak, jika macOS menolak membuka aplikasi karena belum ditandatangani, gunakan klik kanan pada aplikasi lalu pilih Open. Ini normal untuk build beta internal yang belum melalui Apple notarization.
Catatan khusus untuk Mac Intel lama (2015 sampai 2020, macOS Monterey): Saya sudah menguji langsung di MacBook Air 13-inch Early 2015 milik teman, dan aplikasi berjalan normal, tapi hanya saat dibuild langsung di mesin itu. Build hasil GitHub Actions (runner
macos-15-intel) belum berjalan normal di hardware setua ini, kemungkinan karena perbedaan versi macOS antara runner CI dan macOS Monterey yang jadi target. Sampai ini diperbaiki, kalau kamu pakai Mac Intel lama dan file ZIP dari GitHub Release ternyata tidak mau jalan, opsi paling aman adalah build sendiri langsung di mesinmu lewat jalur Jalankan dari Source di bawah. Belum ada laporan dari pengguna lain untuk kombinasi hardware dan macOS lainnya, jadi kalau kamu mencoba dan berhasil atau gagal, kabari saya lewat halaman Contact.
Tips dan Catatan untuk Pengguna Mac
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalankan Chrisnov Media Toolkit di macOS, terutama untuk pengguna MacBook atau iMac lama (2015 sampai 2020) yang menjalankan macOS Monterey atau Ventura.
Panduan lengkap khusus untuk pengguna Mac Intel keluaran 2015 sampai 2020 bisa dilihat di dokumentasi GitHub.
Persyaratan Sistem
- macOS 12 Monterey atau lebih baru (macOS 13 Ventura dan 14 Sonoma juga didukung). Untuk MacBook Air 2015, versi macOS tertinggi yang didukung adalah Monterey.
- FFmpeg terinstall di sistem (install via
brew install ffmpeg). - Sekitar 250 MB ruang kosong untuk aplikasi yang sudah diekstrak.
- Koneksi internet untuk download video dan update metadata dari yt-dlp.
Apple Silicon vs Intel: Pilih File yang Tepat
Download file zip sesuai arsitektur Mac kamu:
*-macos-arm64-lite.zip: untuk Apple Silicon (M1, M2, M3, M4, dan seterusnya). Ini Mac dari tahun 2020 ke atas, termasuk MacBook Air M1, MacBook Pro M2, iMac M1, Mac mini M2, dan sejenisnya.*-macos-x86_64-lite.zip: untuk Intel Mac dari tahun 2015 sampai 2020, seperti MacBook Air 2015 sampai 2020, MacBook Pro 2015 sampai 2020, iMac 2015 sampai 2020, Mac mini 2014 sampai 2018. Mac Intel tidak bisa menjalankan file arm64. Untuk hardware setua ini, baca dulu catatan di bagian sebelumnya soal build GitHub Actions yang belum stabil, sebelum download.
Cara cek arsitektur Mac: klik menu Apple di pojok kiri atas, lalu pilih About This Mac. Baris “Chip” atau “Processor” menunjukkan arsitektur Apple Silicon (M1/M2/dan seterusnya) atau Intel.
Peringatan Keamanan Saat Pertama Kali Buka
Aplikasi ini unsigned (belum melalui Apple notarization), jadi macOS akan menampilkan peringatan keamanan saat pertama kali dibuka. Ini normal untuk build beta internal. Ada dua cara untuk mengizinkannya:
- Cara cepat: klik kanan (atau Control-klik) pada file
Chrisnov Media Toolkit.appdi Finder, lalu pilih Open dari menu konteks. macOS akan menampilkan dialog peringatan, klik Open lagi untuk konfirmasi. Setelah ini, aplikasi akan jalan normal double-click di kemudian hari. - Cara manual: coba buka aplikasi dengan double-click seperti biasa. macOS akan menolak dengan pesan “Chrisnov Media Toolkit.app cannot be opened”. Buka System Settings, lalu Privacy & Security, scroll ke bawah, klik Open Anyway di samping pesan tentang aplikasi ini, lalu klik Open di dialog konfirmasi.
Verifikasi SHA256
Setiap file zip rilis memiliki checksum SHA256 yang bisa diverifikasi untuk memastikan file tidak corrupt atau termodifikasi. Di Terminal:
shasum -a 256 -c chrisnov-media-toolkit-v0.2.0-beta.2-macos-arm64-lite.zip.sha256
Output harus diakhiri dengan OK. Untuk Intel Mac, ganti nama file menjadi *-macos-x86_64-lite.zip dan *.sha256 di perintah yang sama.
Troubleshooting
- “Chrisnov Media Toolkit.app is damaged”: buka Terminal, jalankan
xattr -cr "/Applications/Chrisnov Media Toolkit.app"(sesuaikan path jika install di tempat lain), lalu coba buka lagi. - “FFmpeg not found” di dalam aplikasi: pastikan FFmpeg sudah terinstall dengan
brew install ffmpeg, lalu restart aplikasi. - Download gagal dengan error SSL/HTTPS: yt-dlp kadang tertinggal dari perubahan di sisi situs. Update yt-dlp via Homebrew dengan
brew upgrade yt-dlp, atau jalankan manual di Terminal. - Aplikasi crash saat convert video: codec HEVC (H.265) di macOS butuh lisensi tambahan. Coba format output MP4 dengan codec H.264, atau install ffmpeg-full via
brew install ffmpeg --with-openh264. - Prebuilt binary Intel tidak mau jalan sama sekali: ini sesuai catatan di bagian download macOS di atas. Solusi sementara adalah build langsung dari source di mesinmu, lihat bagian Jalankan dari Source di bawah.
Kalau ada masalah lain, silakan kontak lewat halaman Contact dengan menyertakan versi macOS, arsitektur (Apple Silicon atau Intel), dan pesan error lengkap.
Jalankan dari Source (Untuk Pengembang atau Kalau Prebuilt Binary Bermasalah)
Kalau kamu terbiasa memakai terminal, atau prebuilt binary di komputermu tidak mau jalan (seperti kasus Mac Intel lama di atas), aplikasi ini juga bisa langsung dijalankan dari source code, tanpa harus dibuild jadi installer dulu. Setup ini hanya perlu dilakukan sekali.
Yang dibutuhkan:
- Python 3.12
- FFmpeg (dibutuhkan untuk download yang perlu remux, dan untuk semua proses conversion)
- Git (untuk clone repository)
Linux (Debian, Ubuntu, Pop!_OS, Linux Mint)
sudo apt install ffmpeg python3-venv git
git clone https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit.git
cd Chrisnov-Media-Toolkit
python3 -m venv .venv
.venv/bin/pip install -U pip
.venv/bin/pip install PySide6 yt-dlp curl_cffi
.venv/bin/python main.py
Windows 11 (PowerShell)
# Install FFmpeg (sekali saja):
winget install Gyan.FFmpeg
# Clone dan jalankan:
git clone https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit.git
cd Chrisnov-Media-Toolkit
py -m venv .venv
.venvScriptspip install -U pip
.venvScriptspip install PySide6 yt-dlp curl_cffi
.venvScriptspython main.py
macOS (Termasuk Intel Lama)
Jalur ini yang sudah terbukti jalan normal di MacBook Air 13-inch Early 2015 (Intel, macOS Monterey), karena aplikasi dijalankan langsung di Python milik sistem, bukan lewat binary hasil build di mesin lain.
Install Homebrew terlebih dahulu dari https://brew.sh, lalu:
brew install ffmpeg python@3.12
git clone https://github.com/chrisnov-it/Chrisnov-Media-Toolkit.git
cd Chrisnov-Media-Toolkit
python3 -m venv .venv
.venv/bin/pip install -U pip
.venv/bin/pip install PySide6 yt-dlp curl_cffi
.venv/bin/python main.py
Update yt-dlp (Semua OS)
yt-dlp sering butuh update mengikuti perubahan di sisi situs. Di dalam virtual environment yang sudah dibuat, jalankan:
.venv/bin/pip install -U yt-dlp curl_cffi
Di Windows, ganti path menjadi .venv\Scripts\pip install -U yt-dlp curl_cffi.
Untuk yang ingin membangun executable standalone sendiri (bukan sekadar menjalankan dari source), dokumentasi lengkapnya ada di docs/BUILDING.md di repository GitHub.
Catatan Beta
Build ini masih beta, jadi hasil di setiap sistem bisa berbeda tergantung:
- Versi Windows, Linux, atau macOS.
- Ketersediaan FFmpeg (khusus varian Lite).
- Driver dan codec sistem.
- Perbedaan behavior yt-dlp untuk situs tertentu.
- Antivirus atau security policy Windows.
Untuk saat ini build dibuat tanpa UPX. Ukuran file memang sedikit lebih besar, tetapi ini lebih aman untuk mengurangi risiko false positive antivirus. Dalam pengujian, UPX hampir tidak mengurangi ukuran binary, jadi tidak layak dipakai untuk build beta ini.
Dua Varian Build Windows
Mulai dari beta ini, build Windows tersedia dalam dua varian:
- Lite: ukuran lebih kecil (~53 MB). Tidak menyertakan FFmpeg. Pengguna perlu menginstall FFmpeg sendiri melalui terminal. Cocok untuk pengguna teknis yang sudah familiar dengan command line.
- Bundled: ukuran lebih besar (~161 MB atau lebih). Sudah menyertakan FFmpeg dan FFprobe di dalam file
.exe. Pengguna tidak perlu install apa pun selain mendownload dan menjalankan file. Cocok untuk pengguna awam.
Secara fungsionalitas, keduanya identik. Perbedaannya hanya pada apakah FFmpeg sudah termasuk di dalam paket atau tidak.
Cookies Login Kini Benar-Benar Berfungsi
Sejak fitur cookies untuk konten privat ditambahkan, ternyata opsi Use browser cookies dan Cookie file memakai nama parameter yang tidak dikenali yt-dlp, jadi diam-diam diabaikan. Akibatnya, konten privat seperti Instagram privat dan Vimeo privat tidak pernah benar-benar memakai cookies yang sudah diatur pengguna. Di v0.2.0-beta.2, nama parameter sudah dikoreksi ke yang seharusnya, jadi kedua opsi cookies sekarang berfungsi seperti mestinya.
Perbaikan Bug: Konversi Audio ke Format Opus
Pada versi sebelumnya, konversi audio ke format Opus bisa gagal jika sample rate input tidak kompatibel. Ini terjadi karena encoder Opus (libopus) hanya mendukung sample rate tertentu: 8000, 12000, 16000, 24000, dan 48000 Hz. Jika file input menggunakan sample rate 44100 Hz (standar CD), konversi akan error.
Masalah ini sudah diperbaiki. Aplikasi secara otomatis menyesuaikan sample rate ke 48000 Hz (standar Opus) jika sample rate asal tidak didukung.
Changelog Singkat
Beberapa perubahan penting di build beta terbaru, v0.2.0-beta.2:
- Memperbaiki ukuran font yang terlalu kecil di macOS, terutama di layar lama seperti MacBook Air 13-inch (Early 2015) beresolusi 1280Ă—800. Font kini otomatis menyesuaikan platform, dan scaling Retina/HiDPI diaktifkan untuk tampilan yang lebih tajam.
- Menambahkan dukungan Dark Mode native di macOS. Warna antarmuka sekarang mengikuti palet sistem dan otomatis menyesuaikan saat tema diganti tanpa perlu restart aplikasi.
- Memperbaiki opsi cookies yang ternyata tidak pernah benar-benar dipakai yt-dlp karena nama parameter yang salah. Instagram privat, Vimeo privat, dan konten terautentikasi lainnya sekarang berfungsi sesuai harapan.
- Refactor internal besar: worker download dan converter kini berbagi satu pola pembatalan yang sama, dan helper FFmpeg serta yt-dlp yang sebelumnya terduplikasi kini digabung jadi modul bersama. Tidak ada perubahan perilaku yang terlihat pengguna selain perbaikan cookies di atas.
- Menambahkan test otomatis untuk modul FFmpeg dan pembuat opsi yt-dlp, sebagai bagian dari refactor di atas.
- Checkbox Embed metadata kini defaultnya nonaktif untuk mode video, dan otomatis aktif saat Audio only dicentang. Mencentang atau membatalkan centang Audio only akan otomatis menyesuaikan checkbox ini.
- Menambahkan build macOS x86_64 (Intel) Lite untuk Mac Intel 2015 sampai 2020 yang menjalankan macOS 12 Monterey atau lebih baru, dibuat lewat runner
macos-15-inteldi GitHub Actions. Build ini sudah terbukti jalan normal jika dibuild langsung di hardware Intel lama, tapi hasil build otomatis dari GitHub Actions masih perlu perbaikan lebih lanjut untuk hardware setua ini. Lihat catatan di bagian download macOS. - Menambahkan browser impersonation otomatis untuk mengunduh dari Dailymotion, Vimeo, dan Instagram, situs yang secara aktif memblokir user-agent bawaan yt-dlp.
- Menambahkan dukungan cookies untuk konten terautentikasi lewat opsi Use browser cookies dan Cookie file.
- Menambahkan build Linux x64 Lite dalam format
.tar.gz. - Menambahkan build macOS Lite dalam format
.app.zipunsigned. - Menyediakan build Windows Lite dan Bundled dengan nama file versi yang lebih konsisten.
- Memperbaiki clean title untuk download playlist dan file yang sudah selesai saat proses playlist dibatalkan.
- Memperbaiki konversi Opus dengan menyesuaikan sample rate otomatis ke 48000 Hz jika diperlukan.
- Menambahkan checksum SHA256 untuk file download agar pengguna bisa memverifikasi hasil unduhan.
- Download History tab yang mencatat hasil download baik yang sukses maupun yang gagal.
Penutup
Chrisnov Media Toolkit masih dalam tahap awal, tapi fondasinya sudah cukup kuat untuk pengujian internal, dan sekarang sudah terasa jauh lebih stabil di ketiga platform. Fokusnya bukan menjadi aplikasi media super kompleks, melainkan alat yang ringan, jelas, dan praktis untuk kebutuhan download serta convert media sehari-hari.
Untuk tahap berikutnya, saya akan lanjut mengumpulkan feedback dari penggunaan nyata di Windows, Linux, dan macOS, terutama soal build otomatis untuk Mac Intel lama, sambil terus memperbaiki UX berdasarkan hasil yang didapat.
You Might Also Like

Handling Errors Like a Professional Python Developer
... Read more

Writing Clean Python Functions: Code Organization Made Simple
... Read more

Python Dictionaries: Storing Data with Purpose
Master Python dictionaries — key-value pairs, nesting, and comprehensions — with a hands-o...

Python Lists: Your First Data Structure Adventure
Master Python lists — creation, indexing, slicing, methods, and comprehensions — with a ha...
Comments
No comments yet — be the first to start the conversation!